1

Ngelindes anak kecil

Posted by Unknown on 05.24
Well, ini cuma sebagai selingan aja sih.

Jadi waktu itu, gue dan beberapa temen gue baru pulang dari mall di daerah Alam Sutera. Kebetulan, Papa gue bisa jemput. So.. yeaaa... why not? daripada naik angjot trus digodain cangcimen.

Di perjalanan waktu mau nganter salah satu temen gue ke rumah (di daerah Bintaro) ada segerombolan bocah baru pulang berenang. Mereka jalanya rada ketengah gitu, yaa papa gue gabisa lewat dong? Jadi, doi melakukan hal yang sepatutnya dilakukan.

"TIIINNNN TIIIIIINNNN" Trus bocah bocahnya nengok trus minggir. Setelah melewati seorang bocah gembul, gue sadar dia nangis. Tapi papa gue enggak. Gue ga tenang karena bocah itu tetep nangis. Sepanjang jalan, orang orang ngeliat ke arah mobil gue. Kemungkinan kemungkina terburuk udah muncul di kepala gue.

Akhirnya, ada motor nempelin mobil gue trus ngetok kaca dan ngasih isyarat buat ke berhenti karena itu bocah nangis. Papa gue trus minggir, trus turun. Gue makin deg degan lahya, trus gue kunci semua pintu karena takut.

Beberapa menit kemudian doi kembali.
Del : Kenapa pa?
Pa : Gapapa
Del : Lah itu kenapa nangis?
Pa : Gapapa, pas papa klakson dia kaget trus sendalnya ketinggalan. Sendalnya kelindes deh, trus dia nangis.

Gimana sih perasaan lo kalo jadi gue? Udah parno gitu, takut kenapa kenapa. KAAGA TAUNYA GARA GARA SENDAL DOANG :"

0

Riddle : Rumah Kaca

Posted by Unknown on 21.42
Berhubung pelajaran fisika gue lagi belajar tentang cermin, gue mendapat ide buat riddle ini. . . . Menurut gue, ini masih terbilang gampang kok riddlenya.

Versi 1 :

Hari itu, aku dan kawanku, Brandon, pergi ke sebuah taman hiburan di pinggiran kota. Kabarnya, rumah kaca di taman hiburan itu sangat sukar untuk dilewati. Bahkan dikabarkan bahwa ada yang meninggal karena tidak bisa keluar. Menakutkan bukan? Pihak kepolisian sudah menutup rumah kaca itu. Namun, aku dan Gisela tetap berniat untuk melewatinya di malam hari (tentu saja, agar tidak tertangkap)

Setelah mengendarai sepeda motor tua milikku, kami tiba di taman itu sekitar pukul 11 malam. Udara dingin menyapu badan kami yang telah terlindungi oleh jaket. Kami menerobos gerbang utama dengan memanjatnya. Cukup mudah, bahkan sangat mudah. Penjagaan di sini tidak terlalu ketat, karena tidak ada yang menarik. Selain, yaa tentu saja rumah kaca itu.

Kami berjalan perlahan lahan agar tidak terdengar oleh siapapun. Tinggal belok kanan, dan kami akan tiba di bagian belakang rumah kaca itu. Baru saja kami melongokkan kepala kami sedikit, ternyata banyak orang yang sudah berada di sana lebih dulu dari kami. Baru kali ini kami terlambat. Kamipun segera bergegas berlari ke dalam rumah kaca itu dan berusaha mengingat jalan-jalan yang pernah kami lewati.

----

Versi 2 :

Aku berusaha mencari jalan keluar dari rumah kaca terkutuk ini. Beragam macam cermin telah kulewati, hingga tibalah aku di bagian cermin cembung. Aku terdiam sejenak, ku atur nafasku, lalu aku melihat sekeliling untuk mencari jalan keluar. Kuperhatikan bayanganku, yang tampak lebih dekat. Aku tidak mempedulikannya hingga penglihatanku menghilang dan semuanya menjadi gelap.



Gampang kan?
Coba yuk jawab di komentar atau mau lewat e-mail juga gapapa.
See ya!

0

GO-JEK

Posted by Unknown on 16.49
Haii!!!
Oke bagi yang ngikutin perkembangan blog gue pasti tau kan kalo gue mau bikin cerita ttg horror. Well, on progress kok. 
Sementara itu gue mau ceritain pengalaman gue tentang Go-jek.

Jadi, Waktu itu gue lagi di rumah temen gue, si princess, bersama dengan si buncis, umi, rendang, xx, nope dan eya. Gaada yang spesial sih, sampe akhirnya si Umi mau balik dan doi lebih memilih go-jek dibanding si dia  abang ojek biasa. Yaudahkantuh, ada gue, xx, serta eya yang punya aplikasi go-jek. Gue sih masih fokus kan ke film dan si xx menawarkan untuk mesenin go-jek. Eh. ternyata lemot banget, yaudah akhirnya si eya deh yang mesenin. Eh sama aja, lemot juga. Yaa.. gue kan sebagai temen gabisa tinggal diem. Gue pesenin deh tuh. Lalu gue ditelpon abang gojek kan asikdah ada yg tlp. Si abang nyari nyari alamat tapi ga ketemu, ternyata gue salah masukin nomor rumah si princess. Tapi pada akhirnya, Umi pun pulang dengan selamat.

0

Cerbung : Dia (Part 3)

Posted by Unknown on 18.46
"Ada apaan sih?" Mendengarku suaraku, mereka semua menengok ke arahku lalu membuka jalan. Semakin aneh. Kulangkahkan kakiku menuju ruang kelas. Di sana terdapat Billy tengah berlutut, memegang sebuket bunga dengan papan tulis yang telah dihias olehnya dan bertuliskan "I love you Nadine" Aku terpaku. Benar benar terpaku.

"Nadine" Panggilnya lembut. Aku hanya menunduk, menahan malu dan detak jantungku berdebar sangat cepat.

"Can you.. give me one more chance?" Dia mengangkat daguku. Sesaat aku menatap matanya yang berwarna coklat muda itu. Lalu aku memalingkan wajah. Nampaknya, seluruh siswa di sini tengah memandangi kami. Entah mengapa mataku tidak menemukan sosok Ricardo di tengah kerumunan itu.

"Nadine..? I need your answer." Aku masih mematung. Lalu kulihat Ricardo menerobos kerumunan dengan membawa sebuah kotak. Melihat kami sangat dekat, matanya terbelalak.

"Sorry ganggu" Ucapnya sembari pergi meninggalkan kami. Entah apa yang aku pikirkan, aku berlari mengejarnya. Billy mengikutiku dari belakang.

"Nadine!" Billy berteriak - teriak memanggil namaku, namun tak kuhiraukan sama sekali. Hingga akhirnya. mataku berkunang kunang dan kesadaranku mulai hilang. "NADINEE!" Mereka berdua berteriak memanggil namaku, itu hal terakhir yang aku dengar.


0

Cerbung : Dia (Part 2)

Posted by Unknown on 12.42
"Ri...ricardo.." Panggilku perlahan.

"Heyyy, ayo sini duduk" Aku berjalan perlahan menuju bangku yang tengah dikelilingi bunga dan lilin. Okay..  creepy. Jangan bilang dia mau nyatain perasaannya. Ricardo berdiri lalu menarik bangku dan mempersilahkanku duduk. Kulihat makanan di atas meja bertaplak putih itu tidak seperti yang kami pesan. Aku tidak dapat berkata-kata lagi. Apakah aku sudah mengatakan bahwa di sana ada band yang akan bermain selama kami makan? Ah.. kuharap dia tidak.. tapi.. ah...

"Nadinee? Jangan bengong gitu dongg. Gimana?" Ricardo melambaikan tangannya ke arah wajahku.

"Uh.. um.. I'm speechless.." Jawabku sambil menundukkan kepala. Ricardo hanya tertawa lalu menengok ke arah band yang akan bermain. Aku mengirimkan pesan kepada Amel. Tak lama kemudian dia membalas "WAHAHAHAHAHAH SIAP SIAP AJA BROO" Urghh Amel, ini semua gara-gara dia.

"Selamat sore semuanya, ada yang ingin me-request lagu? Kami akan menemani anda selama 1 jam ke depan." Ucap sang musisi. Ricardo segera berdiri dan membisikkan sesuatu kepada sang musisi. Sang musisi segera menyerahkan gitarnya lalu turun dari panggung. Apa yang akan kau lakukan Ricardo? Ricardo mengumpulkan anggota band yang lain, serentak mereka mengangguk. 

"ONE TWO THREE FOUR!" Teriak si penabuh drum. Oh tidak tidak tidak, firasatku tidak enak. Ah Amel. Aku segera menelpon Amel guna memberi tahu apa yang akan terjadi. Aku hanya diam saja membiarkan Amel mendengarkan alunan musik indah yang dihasilkan olehnya.


0

Cerbung : Dia (Part 1)

Posted by Unknown on 16.18
Hujan kembali membasahi bumi tempat tinggalku. Aku menyandarkan kepalaku ke jendela lalu memasang kembali earphone-ku. Lagi-lagi air mataku menetes. Ah tidak, aku tidak boleh menangisinya lagi. Aku menghapus air mataku yang membasahi pipi.

Seperti biasa, usahaku gagal. Air mataku kembali membasahi pipiku. Kenangan di antara kami begitu indah. Tak kuasa aku melupakannya. Bila tak kulupakan, aku juga terluka. Aku mengambil sapu tangan  lalu mengelap air mataku. Kurindu dia. Apakah dia merindukanku? Kurasa tidak. Dia sudah berbahagia, tentu saja bahagia. Aku adalah pembawa bencana baginya.

"Woy, jangan galau mulu" Amel menegurku sembari tetap memandang jalanan.

"Iya iya tau, tapikan.. yah lo tau sendiri deh" Jawabku sembari melepas earphone dan memandangi Amel. Dia memang cantik. Rambutnya hitam lebat dan ikal. Hidungnya pesek dan kulitnya tidak terlalu putih tidak terlalu hitam. Alisnya tebal seperti orang Arab, bibirnya mungil.

"Bumi memanggil Nadine, Nadine diharapkan menjawab" Lamunanku buyar, "Kenapa ngeliatin gue? Iya gue tau gue cantik tapi gausah segitunya kali."

"Idih, siapa juga yang bilang lo cantik, Itu tadi di kaca ada lalet"

"Banyak kali. Buktinya gua taken tuh sama Syahrul, si kapten tim basket yang didambakan semua jenis cewek normal."

"Gue ga ngidolain dia tuh"

"Ya kan gue bilang cewek normal" Amel terkikik melihatku cemberut.



0

PIlihan (Cerpen)

Posted by Unknown on 16.49
Sekali lagi kuhembuskan nafasku. Kenapa hal-hal buruk kerap menimpaku? Setelah semalaman mendengar orang tuaku bertengkar hebat, aku bangun kesiangan, mobilku mogok, sekarang aku lupamembawa tugasku. Aku hanya mengangguk-anggukan kepalaku ketika dimarahi Bu Mega.

“Sekarang, cepat keluar kelas!” Bu Mega membentakku lagi.

Urgh. Aku melangkahkan kakiku dengan gontai menuju pintu kelas.

“Huh! Kejam! Lihat, tanduk merahnya mulai keluar dari kepala besarnya itu.” Ucapku

“EHEM!”

“Iya bu, ampun bu, maaf bu, aduh bu, jangan bu.” Ucapku sembari membuka mata perlahan.

“Elah, ngagetin aja”

“Hahahahaha lucu juga kalo gitu”

Dia adalah sahabat karibku, raven. Yah, memang terkadang dia menyebalkan. Dan jahil. Dan nakal, tapi dialah yang selalu menemaniku. Dan jangan lupakan otaknya yang sudah tercemarnya itu. Urgh.


7

anu.

Posted by Unknown on 21.29
Hai.

HOLA MANUSIA MANUSIA YANG SEDANG BERADA DI BELAKANG LAYAR!
Kali ini gue mau cerita ttg pacar gue :)
Eits lupa, gapunya..
Yaudah, gue cerita ttg kawanan gue aja (baca : keluarga ke-2)

Disebut.. "Anu"
Kenapa anu? karna kita beragam namun satu.
Nih, biar lebih ngerti.. misalkan lo mau ngomong sesuatu namun tidak dapat menemukan kata yg tepat "Eh.. masa tadi gue anu deh." Nah, kata "anu" tsb dapat di artikan dalam banyak arti kan?
Begitu juga kita, kita ini beragam, bermacam macam, namun.. kita ini SATU.  /satu apa del? ya pokoknya satu/

Okeoke.. Anu ini terdiri dari 13 eh 12 eh 11 orang.
Jadiin tim sepakbola bisa kantuhyak? Gausah deh, girlband aja nanti kalo main bola, kaki kaki pincess pada sakit kan kita gabiasa sama yang begituan, biasanya modern dance, gitugitu.
Nah, mari kita simak personil anu..


2

Kursus bahasa sehari hari di Merauke

Posted by Unknown on 17.56
HAAAAAIIIII!!!!
Post-an terakhir gue kan tentang kampung halaman, inget kan? blom baca? baca dulu dong bro nih http://savelya.blogspot.com/2015/05/kampung-halaman.html 
Sekarang, gue bakalan ngasih tau beberapa bahasa yang digunakan sehari-hari di Merauke (Hasil perbincangan sama Mama, makasih ma :*) 
Nehh :

  1. Sa = Saya (Misal : Sa su makan)
  2. Ko / Koe = Kamu (Misal : Ko su mandi ka belum)
  3. Su = Sudah (Misal : Ko su buat ko punya pr kah belum?)
  4. Sombar = Teduh 
  5. Epenkah Yopentoh = Ee, penting kah? Yo, penting toh
  6. Sono = tidur pulas
  7. Tatoki = Kebentur
  8. Toki = pukul / (misal : Sa toki ko nanti)

1

Kampung Halaman~~~

Posted by Unknown on 17.28
Olla!
Kali ini gue cuma mau sharing ttg kampung uwee..

Gue lahir di Merauke pada 24 Desember 2000 yang mau ngirim kado silahkan kirim ke alamat di bawah ini. Lo gapercaya gue lahir di Merauke? Ya.. emang banyak yang ga percaya si '-')/

Terakhir kali gue ke sana itu.. udah.. luamaaaaaaaaaa buuuuaaanngggggeeeettttttttttt.....
Kayaknya sih waktu si vara masih batita. Kalo mama gue sih terakhir kali tahun lalu, karena kakek gue kecelakaan. Jadi mama gue dengan kekuatan rahasia langsung pesen tiket dan di sana juga cuma 3 hari 2 malem, sedangkan gue, adek gue, dan papa gue di sini. Gila ya bro, padahal cuma 3 hari 2 malem tapi sedih loh ditinggal... cius deh.
Hm.. jadi kangen sama doi kampung.
Wajar sih ya jarang ke sana, karena jauh broo.. Dan tiket mahal....

Di sana itu, ada keluarga dari Mama guee. Mulai dari kakek, nenek, bibi, paman, dan sepupu lain yang LEBIH PUTIH DARIPADA GUE. Almarhum nenek kandung uwe juga di makamkan di sana :"

Terakhir gue ke sana itu adalah ketika jaman jamannya gue nulis diary. Ga juga si, cuma Ka Vina ngasih buku aja ke gue yauda gue jadiin diary :v Oke, gue bakalan ringkas isi diary gue itu buat kalian. Apasih yang engga buat kamu *brb muntah*



0

Tips Cepat Menghafal

Posted by Unknown on 16.18
Hola!

Kalian pasti pernah susah ngafalin sesuatu kan? Gue bakalan kasih beberapa tips nehh, siapa tau bisa berguna buat agan dan sista sekalian. Cekidott!

1. Baca berkali kali lalu mulai menghafal
Misalkan lo lagi ngafalin pidato nih. Biasanya kalo lo bikin sendiri ada beberapa yang nyangkut tuh di otak. Nah lo baca ulang lagi, lalu lo mulai hafalin dikit dikit. 

2. Rekam lalu dengerin
Misalnya aja nih lo lagi ngafalin pidato, bisa aja lo rekam tuh pidato trus dengerin deh. Kalo bisa lo dengerin suara lo sembari baca juga, jadi makin makin. Bisa juga lo sambil dengerin sambil coba ngikutin.


0

Masa Kecil (Part 2)

Posted by Unknown on 08.29
Seperti yg udh gue bilang di 'Masa kecil(Part 1)' Gue itu suka kalo sepupu gue nginep.

Ada dua orang sepupu gue yang dulu sering nginep. Namanya, Ka Vincent (Sekarang udah 2 SMK), dan Ka Vina (Sekarang Kuliah sambil Kerja). Kalo mereka nginep hidup gue menjadi berwarna. Bangun pagi cepet cepetan, rebutan siapa yang mandi terakhir, makan juga balapan (gue selalu kalah), kalo siang main komputer ganti-gantian (Kalo Ka Vincent sih bakalan males kalo disuruh gantian ampe kzl mintanya), Sorenya keliling komplek, dan malem itu adalah bagian yang paling gue suka.

Malem-malem kalo blom tidur kita bakalan seri-seruan di kamar.
Kita bakalan main "KEPRET-KEPRETAN" Jadi ide permainan ini diambil dari acara WWE :v
Ka Vina bakalan jadi Mc, Gue sama Ka Vincent yang bakalan berantem. Oke, Ka Vincen selalu milih jadi John Cena, lah gua kaga ngerti apa-apa manut aja. Sedangkan Gue selalu jadi Triple H. Ya.. kita main deh. Mungkin awalnya gue bakalan nyerang pake bantal, lalu dia bakalan megang kepala gue pake tangan kiri dan gue gabisa ngejangkau dia. Dia kan lebih tua tuh, yaudah gue di angkat di jungkir balikin dsb. Seru kok, eits selo kita main di atas ranjang. Alhasil gue selalu kalah kalo dia ga ngalah.



0

Masa kecil (Part 1)

Posted by Unknown on 22.21
Kali ini gua cuma mau flashback masa ingusan gue dulu..

Dulu itu, gue termasuk anak yang bahagia kok..  Yaa, hidup gue wajar wajar aja menurut gue, tapi kalo diinget inget lagi.. enggajuga._.

Pernah sekali, waktu gua masih batita.. Papa gue ditugasin di kampung gitudey, nah yaudah kita tinggalah di suatu rumah. Yang kamar mandinya tidak berada di dalam rumah melainkan terpisah dengan rumah. Kalo malem  dan mau ke toilet kan pasti atuttt... Jadi di bawah ranjang di sediakanlah ember untuk buang air kecil.. Suatu malam gue terbangun, trus gue merangkak ke sono ke mari lalu *plek* gue nyungsep ke ember itu ._________________.
Yaa, gua gatau gimana kelanjutannya yang pasti gue diangkat sama mama / papa gue, dan gue juga gamau tau sih itu ember isinya apaan .........


2

How to protect yourself!!

Posted by Unknown on 15.27
Holla manusia dari segala penjuru Indonesia!
Kali ini, gue mau ngasih tips buat ngelindungin diri lo sendiri. 

Sebelumnya gue mau berbagi pengalaman dulu nih. Jadi waktu itu gue pulang dari suatu tempat sendirian. Ketika itu, gue rasa umur gue sekitar 7-9 tahunan. Gue berjalan dengan asiknya sembari menikmati indahnya sore hari yang cerah. Lalu ketika gue menyebrangi jembatan, diujung jembatan gue dihadang sama om-om yang menaiki sepeda dengan senyuman lebar. Gue langsung bilang "Woy! Minggir ga lo? Mau nyari mati?" panik setengah mati. Lalu dengan senyumannya yang belum terhapus dari wajahnya ia berkata "Pulang baru yuk?" Seh gue diajak pulbar sama om-om, naik sepeda lagi kalo naik mobil mah gue mau.  Karena gue udah dinasehatin sama mama gue, so yeah gue tolak. Semoga dia ga depresi karna ditolak sama gue. Eh dia ngotot bro, lalu terjadilah percakapan singkat seperti ini :
Om Pedo : Pulang bareng yuk
Gue : Engga makasih
Om Pedo : Kamu pulang ke sana kan? Bareng aja biar ga capek.
Gue : Engga pak, makasih.
Om Pedo : Ayo sini, naik. Om boncengin
Gue : Engga.. 
Lalu gue ga inget gimana ceritanya gue bisa kabur dari itu om-om apa gue lompatin tuh om-om ato gimana juga gue kaga tau. Lalu gue berlari dengan sekuat tenaga, gue berharap dia ga ngejar gue. Bahkan gue gaberani nengok ke belakang saking takutnya. Akhirnya gue sampai di rumah dengan selamat. Gue langsung masuk ke kamar, ketakutan. Setelah gue mulai tenang, gue baru cerita ke orang tua gue.


5

Si Penyihir Kacang

Posted by Unknown on 08.13
Well hello!
Oke, gue mulai sadar kalo postingan gue di sini itu gak jelas, gak bertema alias amburegul.
Kedepannya gue bakalan benerenin blog gue yang masih amburegul banget.....

Ngomongin amburadul eh amburegul..
Seperti yang pernah gue katakan, gue punya seorang kembaran cilik yang beda jauh. Ya, dia adik gue.
Dibanding dia gue mah cuma kayak rempah rempah aja.
Oke, kali ini gue bakalan ceritain kembaran cilik gue yang bisa dibilang sifatnya dan kepribadiannya beda jauh sama gue..

Dia itu... gimana ya?
Hm..
Dibilang cantik, well yeah dia emang cantik, lucu pula.. kyut gimana getoh..
Tapi, terkadang gue ngerasa bahwa penampilannya cuma kedok buat menutupi sifat aslinya (kakak macam apa gue?). Seperti manusia cilik pada umumnya dia bakalan bersifat manis di depan temen-temen gue yang gak kalah imut. Tapi giliran di rumah,bahhh..

Pernah dulu, ketika usianya masih belia dan bahkan terhitung balita, gue pernah berantrem sama dia (setiap hari kali gue berantem sama dia). Lalu dengan kekuatan entah dari mana dia ngangkat bangku plastik trus nimpuk gua. SEDIH WEEYYY (+ sakit).

7

HOW TO MOVE ONN!!!!!!

Posted by Unknown on 08.08
Well,  jaman sekarang banyak manusia yang galau. Rata-rata dari mereka galau karena ditinggal pasangannya. Kali ini gue bakalan kasih tips buat move on bagi kalian kalangan yang susah move on. Ciaan deh lu.

Oke, ini beberapa tips dari gue dan semoga bisa membantu!

1. Jangan stalking mantan lagi
Yeh kalo lo mau move on, jangan kepo lagi tentang kehidupan dia. Ujung-ujungnya lo bakalan galau sendiri, trus nangis di pojokan. Kalau perlu block aja sekalian, unfriend, unfollow, dc, dsb.

2. Buang segala hal yang berhubungan dengan mantan
Kalau misalkan saat pacaran lo sempet dikasih beberapa hal, BUANG! BAKAR! HAPUS! MUSNAAHHKAN!!! atau kalo emang lo ga rela buat ngebuang itu, minimal lo simpen dulu, jauhkan dari pandangan lo. Karna yang akan terjadi adalah, kalian bakalan flashback tentang masa masa yang indah dulu. Yang berujung kalian menyadari bahwa dia tidak bersama kalian lagi. Nyesek sendiri ujungnya.

3. Jangan dengerin lagu galau
Helloww?! Lagu galau? Cuma bantuin lo makin galau broo!

4. Terkadang nangis bisa jadi obat penenang alami

2

Cara mengunfriend kontak line

Posted by Unknown on 19.58
Hai!
Pasti kalian pernah kan ngerasa sebel sama seseorang? Mungkin dia 4L4y dan nyepam tl lo, atau mungkin lo punya dendam tersendiri sama dia. Block ga cukup? Unfriend aja gaann. Caranya? Nih gue kasih tau deh caranya..

 1. Lakukan pencarian kontak line yang akan anda unfriend. Setelah ditemukan, tekan agak lama lalu akan muncul opsi seperti dibawah ini. Lalu klik hide
 



1
Posted by Unknown on 16.23
Selamat datang di blog guee!
Sebelumnya gue mau memperkenalkan diri gue dulu.
Gue, Della Savelya. Orang-orang manggil gue Della/Del/Delsav/Desa. Well, cuma seorang sih yang manggil gue Desa. Gue ini memiliki kembaran cilik yang bener bener beda sama gue. yaa, kata orang-orang sih gue itu lebih kalem, lebih baek. Sedangkan kembaran cilik gue itu.. badungnya minta ampun :"

Gue lahir dari rahim seorang wanita yang sangat gue sayangi. Mama gue itu hobi banget masak. Bikin kue lah, dan sebagainya. Dan gue sebagai anak yang baik, gue bantuin abisin dah tuh. Eits.. gue juga bantuin bikin kok kalo dimintain pertolongan. Karena mama gue gasuka ada campur tangan anak dalam pembuatan kuenya.  Turunan ama gue itu pinter pinter semua. Mungkin karena kakek gue menjabat sebagai kepala sekolah di kampung gue. Dari beragam macam pelajaran, mama gue nuntut nilai gue harus bagus di MATEMATIKA. Karena Di sana, kakek gue ngajarnya matematika. Dan turunan kakek gue pinter mat semua. Jadi, ya.. lo bisa bayangin deh gimana.



Copyright © 2009 6078 All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.